Contohnya, Anda melihat sebuah ponsel yang dijual di pasar. Hal pertama yang Anda nilai adalah penampilan ponsel (menurut Anda bagus), kualitasnya bagus(kata penjual), tapi apakah Anda benar-benar yakin apa yang Anda lihat dan Anda dengar itu benar.. Jawabannya adalah tidak, Anda tidak akan tahu sebelum Anda menggunakannya sendiri..Anda harus mencobanya baru bisa memberikan penilaian, apakah ponsel itu menarik bagi Anda atau masih banyak fitur yang kurang dari ponsel itu.
Kalian tahu, kebanyakan orang menilai orang lain hanya dengan melihat saja...Hanya melihat apa yang dia katakan dan dia lakukan, tanpa ada rasa ingin tahu yang lebih mendalam..
Jika terus memberikan penilaian, kapan kita akan punya waktu untuk menyayanginya?
Ingat, janganlah memberikan penilaian kepada orang lain sebelum Anda menilai diri Anda sendiri. Tanyakan dulu kepada diri kamu, "apakah aku pantas menilai orang lain?"
Apakah Anda pernah mengambil suatu keputusan dan menyesal di kemudian hari? Anda tidak ingin itu terjadi pada diri Anda kan?
Nah, untuk menghindari hal itu. Pelajari masalah itu baik-baik, pikirkan apa yang akan terjadi jika Anda memilih "iya" dan apa yang akan terjadi jika Anda memilih "tidak".. Intinya, jangan terburu-buru, berikan waktu yang cukup untuk kamu renungkan..Karena, sebuah jalan yang kamu pilih akan menentukan bagaimana hidupmu nantinya...
Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila cara-cara anda baru
Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap anda salah
Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalanannya waktu, tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus mengubah diri kita sendiri
wkwkwkwkwk, semoga membantu meskipun rangkaian kalimatnya gx begitu keren,hehe
Ga keren kata2 akhirnya
BalasHapus